FF//Genreswitch//Oppa, saranghae!!// part 3//

Title : Oppa saranghae

 

Cast :

 

Lee sungmin

Cho Kyuhyun

Park Jungsoo as Cho Jungsoo

kangin as Cho kangin

Henry as Cho Henry

Miss X #plaaaaak (?)

 

Genre : Family, Angst, Hurt, Romance

 

Rate : T

 

Desclimer : Kyuhyun punya Sungmin dan Sungmin punya saya #plaaaaak dibakar ELF

 

Warning : GAJE, ABAL, TYPO, GENRESWITCH, MENYEBABKAN KEPALA PENING, ESMOSI JIWA, DARAH TINGGI, MUAL, MUNTAH, DAN AYAN (?)

 

DONT LIKE DONT READ, NO PLAGIARISM, NO BASHING WITHOUT SOLUTION

 

I HATE SILENT READERS SO MUCH..

 

 

*chapter 3*

“Mwo?? Di jodohkan?” Teriak Kyuhyun.

“Pyaaaaaarrrrr…!!!!”

“Josonghamnida,, aku tidak sengaja,,” Ucap Minnie gugup ketika gelas yang berisi air putih miliknya tak sengaja terjatuh dari genggamannya.

“Omo,, chagi,, gwaenchanayo? Aiiigo,, hati-hati kau bisa terluka.” Teriak Mrs. Cho khawatir dan menghampiri Minnie yang kini tengah berjongkok dan memunguti pecahan gelasnya.

“Minhaeyo Umma,,” Isak Minnie, entah mengapa air mata Minnie mengalir begitu saja dari sudut mata indahnya. Minnie sempat melirik ke arah Kyuhyun sejenak, tak jelas ekspresi yang ditunjukkan Kyuhyun saat ini. Dia hanya diam saja sembari menatap ke arah mereka (Minnie n Jungsoo Umma)

“Sudah chagi,, tidak apa-apa,,. Hati-hati dengan tanganmu,, sudah biarkan saja, nanti kau terluka” Ucap Mrs. Cho masih dengan nada khawatirnya. Tapi Minnie sama sekali tidak menggubrisnya dan tetap memunguti pecahan gelas tersebut.

“Arrrrgghh..” teriak Minnie ketika salah satu pecahan gelas itu mengenai jari telunjuknya, impuls Minnie menekan jarinya kuat-kuat. Minnie menggigit bibir bawahnya menahan rasa nyeri dari jari telunjuknya itu.

“Tuh-kan,, apa Umma bilang,, kau jadi terlukakan, Aigoo eottohkae?” Teriak Mrs.Cho makin panic.

“Hiks,, mianhae Umma, mianhae” Isak Minnie kemudian beranjak dari tempatnya dan berlari meninggalkan Mrs. Cho yang masih menatapnya dengan bingung. ‘kenapa anak itu?’ bathinnya khawatir.

“Biar aku susul dia Umma.” Ucap Kyuhyun kemudian beranjak meninggalkan ruang makan dan berlari menyusul Minnie.

Minnie berlari menuju ke balkon kamarnya. Jari telunjuknya masih berdarah dan terasa perih, namun itu tak seberapa sakit dibandingkan dengan sakitnya perasaan Minnie ketika mendengar perjodohan yang direncanakan oleh Ummanya untuk Kyuhyun.

“Andwae,, mana boleh begitu? Mana boleh Kyu oppa dijodohkan dengan yeoja lain?” Isak Minnie sembari memukul-mukul dadanya sendiri.

Minnie memang telah jatuh cinta pada Kyuhyun, sejak pertama mereka bertemu di depan kamar Kyuhyun. Dan untuk pertama kalinya Minnie merasakan debaran-debaran aneh yang merasuk hangat dalam dadanya. Minnie sangat mencintai Kyuhyun dia tidak ingin kehilangan Kyuhyun dan yang lebih penting, dia tidak rela jika harus membunuh cinta yang baru tumbuh di hatinya.

“Minnie-ya,, gwaenchana?” Tanya Kyuhyun tiba-tiba masuk di kamar Minnie, impuls Minnie berbalik dan menatap Kyuhyun dengan tatapan yang entah kenapa membuat Kyuhyun merasakan sakit yang luar biasa di ulu hatinya ketika melihat kedua bola mata kelinci itu tengah basah karena air matanya sendiri. *panjang banget diskripsinya T__T

Kyuhyun tak sanggup berkata apa-apa, matanya masih lekat menatap Minnie heran. ‘apa yang terjadi dengannya?’ bathin Kyuhyun cemas.

Minnie makin mengeraskan tangisannya ketika melihat Kyuhyun. Hatinya sekarang terasa jauh lebih sakit, perhatian Kyuhyun padanya, Minnie tak mau kehilangan itu. minnie belum siap jika harus membagi hati Kyuhyun dengan yeoja lain. Minnie tidak akan pernah mau melepaskan Kyuhyun.

Kyuhyun berjalan mendekati Minnie. Direngkuhnya tubuh mungil Minnie dalam pelukannya. Diusapnya pelan rambut hitam Minnie, sekedar unutk memberikan rasa nyaman dalam sanubari (?) Minnie. Kyuhyun menghirup aroma strawberry yang menyebar dari setiap helai rambut Minnie, entah sejak kapan aroma itu berubah seperti candu bagi Kyuhyun. Membuatnya selalu ingin dalam posisi seperti itu, tidak peduli apa yang terjadi di sekitarnya, dia tidak ingin kehilangan kehangatan yang selalu tercipta ketika dia bersama dengan Minnie. Aiiisshhh,,,, Kenapa Kyuhyun melakukan itu? Entahlah, hatinyalah yang menyuruhnya melakukan itu . Kyuhyun hanya sekedar mematuhi perinah hatinya.

Perlahan Kyuhyun melepaskan pelukannya, ada sedikit rasa tidak rela ketika tautan (?) tubuh mereka terlepas, tapi Kyuhyun sadar, tujuannya kemari bukanlah untuk sekedar memeluk Minnie saja, yang terlebih penting adalah menanyakan kenapa Minnie sampai melakukan hal itu, apa yang sebenarnya mengganggu pikiran Minnie.

“Musun Iriya?” Tanya Kyuhyun lembut. Mata obsidiannya menatap Minnie dengan penuh kasih sayang, seolah berkata pada Minnie bahwa tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan ketika Minnie bersama dengannya.

Minnie balik menatap mata hitam Kyuhyun. Minnie selalu suka cara Kyuhyun menatapnya, tapi entah kenapa hari ini dia tidak ingin melihat tatapan itu.

“Oppa,, Appo.” Isak Minnie sembari memukul-mukul dadanya sendiri. Dadanya terasa sangat sesak, jangankan unutk bicara, untuk bernafas saja Minnie merasa sangat berat. Tidak banyak yang bisa dia lakukan, kecuali kembali memeluk tubuh Kyuhyun erat dan menangis di sana.

Kyuhyun diam saja tak membalas pelukan Minnie, matanya membulat lebar, antara terkejut, khawatir dan bingung. Kyuhyun tak tahu apa yang harus dia lakukan sekarang. Sementara Minnie masih saja menangis di dalam pelukannya. Kyuhyun merasakan kaus di bagian dadanya basah Reflek Kyuhyun meletakkan tangan kanannya di pucuk kepala Minnie dan mengusapnya lembut, sementara tangan kirinya dilingkarkan di bahu Minnie yang bergetar hebat karena menangis. Kyuhyun mulai membalas pelukan Minnie, sehingga membuat Minnie semakin membenamkan kepalanya di sela-sela dada bidang Kyuhyun.

“Uljima..” Ucap Kyuhyun singkat tanpa ekspresi. Bukan karena Kyuhyun tak punya perasaan, hanya saja Kyuhyun bingung harus menunjukkan ekspresi yang seperti apa saat ini.

Cukup lama mereka dalam posisi berpelukan seperti itu, sampai akhirnya perlahan Minnie mulai melepaskan pelukannya kemudian mendongak dan menatap manik mata obsidian Kyuhyun. Kyuhyun menangkupkan kedua telapak tangannya di wajah Minnie, kemudian menghapus air mata Minnie dengan kedua ibu jarinya membuat Minnie sedikit tersentak ketika jari-jari dingin Kyuhyun mulai menyentuh wajah pucatnya.

“Mianhae,,” Ucap Minnie reflek, kemudian menghapus air matanya sendiri dengan kasar.

“Oh,, Jarimu masih berdarah” Ucap Kyuhyun khawatir ketika melihat darah masih mengalir dari jari telunjuk Minnie.

Minnie hampir lupa pada luka di jarinya, rasa sakit di hatinya jauh melebihi luka sayat yang ada di jari telunjuknya. Minnie akan memasukkan jarinya ke dalam mulutnya sendiri, tetapi Kyuhyun lebih dulu menarik tangan Minnie, kemudian menghisap darah yang mengalir dari ujung jari Minnie dengan mulutnya.

Minnie terus menatap wajah tampan Kyuhyun yang saat ini tengah berusaha menghentikan aliran darah yang keluar dari jemarinya. Mata Kyuhyun terlihat begitu teduh dan penuh kasih sayang. Minnie bisa merasakan bibir lembut Kyuhyun ketika bibir itu mulai menyentuh jemari lentik Minnie. Belum lagi mulut Kyuhyun yang hangat. Minnie ingin sekali merasakannya. (?)

Perlahan Minnie menyibakkan poni Kyuhyun yang menutupi sebagian wajah tampannya, membuat Kyuhyun terkejut dan menghentikan aktivitasnya. Kyuhyun mendongak dan menatap manik mata kelinci milik Minnie. Seketika itu suasana di sekitar mereka menjadi hening dan sedikit canggung.

Minnie menyadari Kyuhyun kini balik menatapnya. Wajahnya kini berubah merah padam. Malu karena ketahuan diam-diam menatap wajah Kyuhyun. dengan kasar Minnie menarik kembali tangannya “Mianhae.”

“Kau minta maaf karena kau berdarah? hengh?” Ucap Kyuhyun sok asik (?) sembari mengacak-acak rambut Minnie lembut.

“Ehm,, Mianhae,, aku membuatmu khawatir lagi.” Jawab Minnie lirih

Kyuhyun menatap Minnie iba, perlahan Kyuhyun mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Minnie. Jarak mereka kini tak kurang dari 5 cm. Minnie dapat merasakan nafas Kyuhyun menerpa wajahnya, impuls Minnie mendongak dan menatap lekat kedua manik mata Kyuhyun. Kyuhyun meraih tengkuk Minnie lembut, jangan tanya kenapa, karena Kyuhyun juga tidak tahu kenapa dia harus melakukan itu. dia hanya mengikuti perintah hatinya.

~Chu~

Sedetik kemudian bibir Kyuhyun telah menyentuh bibir plump milik Minnie impuls Minnie memejamkan kedua matanya erat dan menikmati setiap sensasi yang diberikan Kyuhyun padanya. Kyuhyun makin memperdalam ciumannya ketika Minnie mulai agresif membalas ciumannya. Bahkan kini kedua tangan Kyuhyun tengah berada di pinggang Minnie, menarik tubuh mungil Minnie agar lebih dekat padanya. Seolah terbawa suasana, Minnie tersenyum di sela-sela ciumannya. Minnie melingkarkan tangannya di leher Kyuhyun, bergelantungan (?) manja di sana, membuat Kyuhyun makin tidak tahan dan semakin liar mencium Minnie. #lalalalalalala yadong ^^

Kyuhyun yang mulai kehilangan akal sehatnya kini mulai nakal (?) dan menciumi bibir bawah Minnie kemudian menggigitnya pelan meminta Minnie memberikan akses pada lidahnya untuk masuk ke dalam rongga mulut Minnie. Seolah paham dengan maksud Kyuhyun, Minnie membuka mulutnya, membiarkan setiap jengkal mulutnya didominasi oleh permainan Kyuhyun.

“Engghh,, mmmpphhh..” desahan demi desahan mulai terdengar dari keduanya disamping bunyi saliva mereka yang saling berkecipak (?) *astaga bahasaku T____T*

“Hosh,, hosh,, hoshh..” Minnie mendorong tubuh Kyuhyun kasar ketika dia mulai kehabisan nafas. Wajahnya kini berubah merah padam karena menahan nafas yang lumayan lama. Jujur saja, sebenarnya Minnie merasa kehilangan, tapi mau bagaimana lagi? Kebutuhan oksigen mendesaknya untuk menyudahi ciuman panas mereka *OMG T___T*

Kyuhyun tersenyum penuh arti pada Minnie. Tangannya masih melingkar di pinggang Minnie. Sedetik kemudian Kyuhyun menempelkan keningnya di kening Minnie. Menatap mata kelinci Minnie tajam dan membiarkan nafas Minnie yang hangat itu menerpa wajahnya.

“Kau mencintaiku?” Tanya Kyuhyun to the point. Membuat Minnie tak punya pilihan lain selain mengakuinya, toh perlakuan Minnie tadi sudah mewakili apa yang ada di dalam hatinya, jadi apalagi yang harus di sembunyikan?.

“Apa Oppa akan membenciku jika aku berkata iya?” Tanya Minnie polos, sontak Kyuhyun tersenyum dan kembali mengecup bibir Minnie singkat. Menjilat (?) salivanya sendiri yang masih tertempel di bibir ranum Minnie *pengeeeenn….  #plaaaaak author mengganggu.

“Saranghae Minnie-ya,, Saranghandaguyo..” Ucap Kyuhyun lembut sambil terus menatap Minnie.

Minnie merasa sangat bahagia ketika mendengar itu, dia tidak menyangka Kyuhyun juga memiliki perasaan yang sama dengannya. Minnie langsung memeluk Kyuhyun erat, menyalurkan rasa terima kasih dan juga kebahagiannya pada Kyuhyun.

“Opaa,, saranghaeyo,, neomu joahaeyo” Jawab Minnie mantap. Kyuhyun adalah cinta pertama Minnie, dan Minnie tidak akan pernah mau membagi Kyuhyun dengan yang lain, termasuk yeoja yang akan di jodohkan Ummanya dengan Kyuhyun.

‘Deg’

Tiba-tiba Minnie teringat pada Ummanya. Dia yakin Umma dan Appanya tidak akan pernah bisa menerima ini semua. Minnie dan Kyuhyun adalah saudara, walaupun tak sedarah tapi nama belakang mereka sama sekarang. Perlahan Minnie melepaskan pelukan Kyuhyun.

“Bagaimana dengan Umma?” Tanya Minnie khawatir.

Jujur saja sebenarnya Kyuhyun juga khawatir, dia tahu resiko yang akan dia dapatkan jika berani mencintai Minnie. Kedua orang tuanya tidak akan segan-segan mengusir mereka, atau yang lebih buruk, mereka akan memisahkan Kyumin. Andwae,, Kyuhyun tidak mau berpisah dengan Minnie. Dia sangat mencintai Minnie.

“Kkkokjimaseyo,, untuk saat ini, kita rahasiakan saja dulu, nanti kita cari cara lain untuk menjelaskan ini semua pada Umma dan Appa.” Ucap Kyuhyun berusaha menenangkan Minnie. Minnie hanya mengangguk kemudian kembali memeluk Kyuhyun erat.

“Tap,,tap,,tap,,tap,,” Kyumin mendengarkan suara derap langkah kaki mendekat kearah mereka, sontak Kyumin bergerak menjauh dan merapikan pakaian mereka seolah tidak terjadi apa-apa diantara mereka.

 “Aigoo,, Minnie-ya,, gwaenchanayo chagi??” Ucap Mrs.Cho ketika tiba-tiba masuk kedalam kamar Minnie, impuls Kyumin berbalik dan menatap Umma mereka, kemudian mulai bergerak sedikit menjauh secara teratur (?)

“Kkokjimaseyo Umma. Nae-ga gwaenchanayo. Kyu Oppa sudah membantuku mengobati lukaku.” Jawab Minnie sembari memeluk Ummanya kemudian melemparkan tatapan penuh arti pada Kyuhyun dan tersenyum semanis mungkin, membuat Kyuhyun merasakan debaran aneh ketika melihat senyuman itu. ‘Dasar gadis nakal, masih saja menggodaku’ batin Kyuhyun #hiyaaaa,, bahasamu Kyu,, kenapa jadi menjijikkan????

“Aiigoo,, jangan membuat Umma khawatir seperti tadi nde?” Ucap Mrs. Cho yang hanya dibalas dengan sebuah anggukan kepala oleh Minnie.

“Sudah,, kalian ayo cepat bersiap-siap turun kebawah, ada yang ingin Umma kenalkan pada kalian.” Ucap Mrs. Cho antusias.

‘DEG’

Kyumin saling berpandangan, sebenarnya Minnie bisa menebak siapa yang akan Umma kenalkan pada mereka. Minnie merasakan dadanya kembali berdenyut nyeri. Reflek Minnie meremas dadanya keras kemudian menundukkan kepalanya. Kyuhyun memperhatikan ekspresi Minnie kemudian tersenyum penuh arti dan menatapnya dengan tatapan ‘tenang-saja-jangan-takut-,-aku-mencintai-mu’

*******

Minnie menuruni anak tangga dengan malas, pikirannya melayang kemana-mana sehingga dia tak konsentrasi dengan langkahnya sendiri. Berulang kali Minnie hampir terjatuh. Beruntung Kyuhyun ada di belakangnya dengan cekatan menahan tubuh mungil Minnie sehingga Minnie tak perlu terjatuh dari tangga rumahnya.

“Ya,, kau bisa tidak jalan dengan hati-hati?” Omel Kyuhyun kesal kemudian menggandeng tangan Minnie dan menuntunnya turun dari tangga.

Minnie hanya menatap punggung Kyuhyun seklias, kemudian tersenyum senang dan membalas genggaman hangat tangan Kyuhyun kemudian mulai berjalan di samping Kyuhyun sembari terus-terusan menatap wajah tampan Kyuhyun.

“Ya,, perhatikan jalanmu, jangan menatapku terus.” Ucap Kyuhyun sembari tersenyum geli menggoda Minnie yang wajahnya tengah memerah saat ini.

“Ya,, siapa yang melihat Oppa, jangan ge-er.” Ucap Minnie ketus sembari menggembungkan pipinya imut, yang tentu saja membuat Kyuhyun gemas dan mencubit pipi chubby Minnie kemudian mengusap kepalanya lembut.

Karena terlalu asyik menatap Kyuhyun, Minnie sampai tidak sadar bahwa kini mereka telah berada di ruang tamu. Kyuhyun melepaskan pegangan tengannya dan menatap lurus ke depan, seperti ada sesuatu yang membuatnya tertarik dan melupakan Minnie yang ada di sampingnya. impuls Minnie menoleh mengikuti arah tatapan mata Kyuhyun.

“Jlebbb..”

Minnie merasakan sebilah pisau menembus jantungnya saat itu juga, ketika melihat sosok cantik yang tengah diperhatikan Kyuhyun. Yeoja itu mengenakan dress berwarna pastel dengan hiasan pita berukuran sedang berwarna Pink muda di bagian dadanya, membuat si pemakainya terlihat feminim dan terkesan manis. Yeoja itu menyadari kehadiran kami, sontak dia berdiri dan menundukkan kepalanya singkat memberi salam pada Kyuhyun dan Minnie yang masih diam mematung. Dengan gugup Minnie balik membungkukkan kepalanya pelan, kemudian kembali menatap yeoja itu.

“Wookie-ah?” Gumam Kyuhyun pada dirinya sendiri. Minnie menatap Kyuhyun heran ‘jadi mereka saling kenal?’ Tanya Minnie dalam hati.

“Minnie-ya,, dia adalah putri dari teman lama Umma, yang tadi Umma ceritakan, namanya Kim Ryeowook. Kkkk sebenarnya Kyuhyun dan Ryeowook itu teman lama, Umma sengaja merahasiakannya untuk memberi kejutan pada Kyuhyun. Umma pikir Kyu lupa pada Wookie, tidak menyangka sekali bertemu langsung ingat,, hihihihi ^^ Bagaimana Kyu? Wookie makin cantik-kan?” Ucap Mrs. Cho panjang lebar.

“Ayeonghaseyo,, choneun Kim Ryeowook Imnida. oh,, Anyeong Kyuhyunnie, origamaneyo.” Ucap Wookie sembari memamerkan senyuman manisnya. Sementara Kyuhyun masih saja diam terpaku, membisu, tercengang dan tidak sanggup berkata apa-apa.

“C-Choneun,, Cho Sungmin Imnida. B-Bangapseumnida Wookie-ya..” Ucap Minnie dengan senyum yang sedikit dipaksakan.

“Nado bangawoyo” balas Wookie singkat.

Minnie masih berkutat dengan pikirannya. Jika Kyuhyun dan Wookie adalah teman lama, tentu ini akan lebih berat untuknya. Jujur saja dia benar-benar kalah telak dari Wookie. Minnie terus menatap Kyuhyun yang masih tak bergeming. ‘Oppa,, apa kau menyukainya?’ bathin Minnie cemas.

“Ah,, satu hal lagi,, mulai detik ini, Wookie akan tinggal dengan kita dan bersekolah di tempat yang sama seperti kalian. Kkkkkk kalian berteman yang baik ya??” Ucap Mrs.Cho senang, membuat Kyumin melebarkan mata mereka tak percaya.

‘Bagaimana ini? Aku tidak mau berpisah dengan Kyu Oppa’ bathin Minnie takut. Minnie hampir pingsan ketika mendengar perkataan Ummanya. Tak pernah dia merasakan sesakit ini sebelumnya. Susah payah Minnie menahan air matanya, bahkan sekarang rasanya dia tidak sanggup berdiri. Minnie mnegepalkan tangannya kuat-kuat setidaknya dia mencoba bertahan agar tidak tumbang saat itu juga.

“Greeep” Minnie merasakan Kyuhyun menggenggam tangannya erat, sontak Minnie mendongak dan mendapati Kyuhyun tengah menatapnya lembut. Minnie tampak menganggukkan kepalanya seolah mengerti dengan maksud dari tatapan mata Kyuhyun.

Sementara itu Wookie menatap tajam ke arah Kyumin dengan curiga, alis matanya terangkat ketika melihat posisi dari tangan Kyuhyun dan Minnie, dimana tangan kiri Minnie berada di balik punggungnya sementara tangan kanan Kyuhyun sama sekali tidak terlihat. Wookie memang tidak melihatnya dengan jelas, tapi DEMI TUHAN Wookie menyadari bahwa Kyumin sekarang tengah bergandengan tangan saat ini dan Wookie benar-benar tidak suka itu.

Oppa,, maukah kau menunjukkan di mana letak kamarku?” Rengek Wookie manja membuat Kyuhyun terpaksa mendongak dan kembali menatap ke arah Wookie.

“Err,, A-aku,, sebenarnya aku akan”

“Aigoo,, itu ide bagus,, Kyuhyunnie, cepat antar Wookie ke kamarnya.kalian juga belum ngobrol kan?” Ucap Umma Kyuhyun sembari melemparkan death-glare’nya pada Kyuhyun yang terang saja membuat Kyuhyun terpaksa menelan kembali kalimat penolakannya.

“Ehm,, nde,, ayo cepat jalan.” Ucap Kyuhyun sarkastik kemudian berbalik meninggalkan ruang tamu.

“Anyeong ahjumma. Anyyeong Minnie-ya” Ucap Wookie kemudian berlari kecil mengikuti langkah kaki Kyuhyun.

Wookie menatap punggung Kyuhyun, memperhatikannya dari ujung rambut sampai ujung kaki. Kyu memang tidak pernah berubah, selalu terlihat tampan di mata Wookie. Wookie terkikik geli ketika mengingat kembali persahabatannya dengan Kyuhyun dulu.

“Wae?? Ada yang lucu?” Tanya Kyuhyun sarkastik sembari menatap Wookie. Impuls Wookie menghentikan tawanya dan balik menatap Kyuhyun.

“Hanya mengingat kembali peristiwa 10 tahun silam. Kau sama sekali tidak berubah chagi.” Ucap Wookie lembut kemudian berjalan mendekati Kyuhyun dan mengacak-acak rambut ikal Kyuhyun.

“Yaa,, apa yang kau lakukan?” Ucap Kyuhyun kesal dan bergerak mundur menjauh dari Wookie. “Itukan masa lalu.” Lanjutnya masih dengan nada sarkastik.

“Gurae,, kau benar, itu sudah lama sekali, dan sepertinya kau sudah melupakan janjimu padaku 10 tahun silam. Sayang sekali, padahal aku kemari untuk menagih janjimu padaku.” Ucap Wookie dengan ekspresi sedih.

“Nde?? Janji? M-musun Yaksog?” Tanya Kyuhyun bingung. Dia benar-benar tidak ingat dengan janji yang telah dia ucapkan 10 tahun yang lalu. Wajar saja, saat itu usia Kyu baru 7 tahun, mana mungkin dia ingat? Lagipula itukan 10 tahun yang lalu? Sudah berlalu lama sekali.

“Aku sedih, karena kau melupakan janjimu. Keundae,, aku akan bersabar untukmu, kau ingatlah baik-baik. Ara?” Ucap Wookie kemudian beranjak meninggalkan Kyuhyun yang masih berdiri mematung sembari terus memikirkan kata-kata Wookie padanya.

‘memangnya, ada apa 10 tahun yang lalu?’ Bathin Kyuhyun.

 

-TBC-

 

Nggantung? Mian ya,,

Yang kapan hari minta TAG,, maap banget, bukannya gag mau ngasih tag, tapi bener-bener gag ada waktu T_T

Q udah mulai kuliah,, padahal baru seminggu masuk tapi tugas uda gila-gila’an. Maaf ya,, #Curcol

Oiah,,  haruskah saya teruskan FF ni ato dibuang aja ke tong sampah?? RCL ya..

About these ads

About quint137shipper

my name is Isungyi and also known as billy quint i'm a young lady who love SUPER JUNIOR so much My bias is Sungmin, just Sungmin.. ^^ i'm a Kyumin shipper.. I love Pink i hate fanwar, but i hate you more if you hate suju i'm moodswing Welcome to my world Bashing is not allowed here if you hate my FF just go away! Lihat semua pos milik quint137shipper

37 responses to “FF//Genreswitch//Oppa, saranghae!!// part 3//

Thanks for reading and keep review please ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.282 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: